
Satgas USK Respons Senyar Aceh aktif melakukan berbagai kegiatan strategis pada 4 dan 5 Desember 2025 untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana banjir dan longsor. Pada 4 Desember, pelatihan intensif bagi relawan digelar sebagai persiapan pengelolaan logistik, komunikasi, dan informasi lapangan, memperkuat koordinasi antartim demi kelancaran operasi.
Tim UKM Leuser melakukan survei jalan di Bener Meriah guna memastikan kelancaran akses distribusi bantuan. Bantuan logistik yang disalurkan mencakup beras, air mineral, mie instan, serta kelengkapan tambahan seperti pakaian dan peralatan mandi dari Bea Cukai Banda Aceh, yang didistribusikan ke sejumlah desa terdampak seperti Grong-grong Capa, Pante Lhong Matang, dan Peusangan.
Infrastruktur kritis diperkuat dengan pemasangan sling baja di Pidie Jaya dan Bireuen guna mengamankan jalur rawan longsor serta mendukung mobilisasi tim medis dan logistik lapangan. Rumah Amal USK mengelola donasi senilai ratusan juta rupiah yang dipergunakan untuk penyaluran bantuan efektif. Tim medis khusus diberangkatkan ke Bener Meriah Takengoen untuk meningkatkan layanan kesehatan darurat di lapangan.
*
Pada 5 Desember, meskipun rincian kegiatan belum sepenuhnya terdokumentasi, Satgas terus melanjutkan konsolidasi posko, memperkuat koordinasi, dan mempersiapkan posko tambahan di Bireuen sebagai langkah penting memastikan distribusi bantuan dan layanan kesehatan berjalan optimal.
Kolaborasi erat dengan mitra seperti Bank Aceh, BTN, TDMRC, dan relawan lokal menunjukkan komitmen berkelanjutan Universitas Syiah Kuala dalam percepatan pemulihan dan pelayanan kemanusiaan di Aceh yang terdampak hebat oleh Siklon senyar.