Visi Misi




Visi


Menghasilkan lulusan Magister Ilmu Biomedik (M.Biomed.) yang inovatif, mandiri, terkemuka dan berjiwa wirausaha dalam bidang kedokteran dan kesehatan yang unggul pada keilmuan anti-aging dan biologi regenerasi serta berwawasan global.



Misi


1) Menyelenggarakan program pendidikan yang berfokus pada keilmuan kedokteran anti-aging dan biologi regenerasi untuk pengembangan pengetahuan biomedis dan profesionalisme serta optimalisasi penggunaan data dan teknologi informasi
guna menghadapi tantangan pembangunan kesehatan.

2) Melakukan penelitian biomedis dasar dan translasional yang kolaboratif pada berbagai aspek pelayanan dan penelitian kesehatan, yang berfokus pada keilmuan kedokteran anti aging dan biologi regenerasi.

3) Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada keilmuan kedokteran antiaging dan biologi regenerasi.

4) Menggunakan pengetahuan dan keterampilan laboratorium biomedis untuk menghasilkan penemuan yang berbasis produk dan teknologi biomedis serta pengembangan kewirausahaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

5) Menyelenggarakan tata kelola program studi yang profesional, efektif, transparan dan akuntabel.



Tujuan


1. Terselenggaranya program pendidikan biomedis yang berfokus pada keilmuan anti-aging dan biologi regenerasi, serta penerapan ilmu yang peka terhadap lingkungan dan masyarakat, guna menghadapi tantangan pembangunan kesehatan.

2. Terlaksananya penelitian biomedis dan translasional yang unggul dan kolaboratif pada keilmuan anti-aging, dan biologi regenerasi.

3. Terlaksananya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada keilmuan kedokteran anti-aging dan biologi regenerasi, serta mampu mengaplikasikan keilmuan biomedis untuk pengembangan kewirausahaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

4. Terwujudnya tata kelola program studi yang profesional, transparan dan akuntabel sehingga mendukung pencapaian lulusan yang unggul.



Strategi


1. Penyusunan kurikulum berbasis kompetensi: Merancang kurikulum yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri, dengan memasukkan elemen praktis dan pembelajaran berbasis proyek.

2. Pelatihan dosen dan tenaga pengajar: Melakukan pelatihan rutin bagi dosen dan tenaga pengajar untuk memperbarui keterampilan mengajar mereka, memahami perkembangan terbaru dalam bidang biomedis dan mengintegrasikan praktik terbaik
dalam pembelajaran.

3. Penggunaan matrik evaluasi: Menetapkan matrik evaluasi yang jelas dan terukur untuk menilai keberhasilan pelaksanaan kurikulum, termasuk tingkat kepuasan mahasiswa, tingkat penempatan kerja lulusan, dan umpan balik dari industri.

4. Monitoring dan evaluasi berkelanjutan: Melakukan pemantauan rutin terhadap pelaksanaan kurikulum, menganalisis data yang terkumpul, dan melakukan evaluasi berkelanjutan untuk mengidentifikasi area-area perbaikan dan peluang pengembangan
lebih lanjut.

5. Kemitraan dengan industri: Membangun kemitraan strategis dengan perusahaanperusahaan untuk memastikan bahwa kurikulum mencerminkan kebutuhan nyata industri dan menyediakan peluang magang dan proyek kolaboratif yang relevan.

6. Fleksibilitas dan Adaptabilitas: Menyesuaikan kurikulum secara dinamis sesuai dengan perubahan dalam kebutuhan industri dan perkembangan terbaru dalam bidang keilmuan anti-aging dan biologi regenerasi, serta memastikan bahwa lulusan
tetap relevan dan siap bersaing dalam pasar global.