Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Beyond Spirometry: The Clinical Value of DLCO in Respiratory Medicine” pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Gedung Landmark BSI, Banda Aceh. Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi bagian dari penguatan kegiatan akademik dan peningkatan kompetensi peserta didik PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK USK.

Kuliah tamu menghadirkan Dr. dr. Andika Pradana, Sp.P(K) sebagai narasumber, sebagai bagian dari komitmen program studi dalam mendorong pengembangan kapasitas akademik dan klinis peserta didik melalui kegiatan ilmiah yang relevan dengan kebutuhan praktik kedokteran respirasi.

Dalam kedokteran respirasi, spirometri merupakan salah satu pemeriksaan fungsi paru yang paling luas digunakan untuk menilai adanya gangguan ventilasi. Namun demikian, kondisi klinis pasien tidak selalu dapat dijelaskan secara menyeluruh hanya berdasarkan pemeriksaan spirometri. Pemeriksaan diffusing capacity of the lungs for carbon monoxide (DLCO) memberikan informasi tambahan mengenai kemampuan perpindahan gas dari alveoli menuju sirkulasi kapiler paru sehingga dapat melengkapi evaluasi fungsi respirasi.

Melalui tema Beyond Spirometry, kuliah tamu ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai spirometri dan nilai klinis DLCO sebagai bagian dari evaluasi fisiologi paru yang komprehensif. Pemahaman terhadap pemeriksaan tersebut penting bagi dokter spesialis maupun peserta PPDS agar mampu mengintegrasikan hasil pemeriksaan fungsi paru dengan kondisi klinis pasien secara lebih tepat.

Materi mengenai DLCO juga memiliki relevansi yang kuat dalam pendidikan dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi. Interpretasi pemeriksaan fungsi paru membutuhkan pemahaman mengenai hubungan antara ventilasi, proses difusi melalui membran alveolar-kapiler, volume darah kapiler paru, serta berbagai faktor klinis yang dapat memengaruhi pertukaran gas. Penguasaan aspek tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta didik dalam melakukan penilaian pasien secara menyeluruh.

Para peserta PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK USK mengikuti kegiatan dengan antusias. Kuliah tamu ini menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk memperluas wawasan sekaligus memperdalam pemahaman mengenai aplikasi pemeriksaan fungsi paru dalam praktik klinis. Diskusi mengenai interpretasi DLCO diharapkan dapat membantu PPDS menghubungkan dasar fisiologi respirasi dengan pengambilan keputusan klinis sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan turut memperkuat keterampilan klinis PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK USK dalam mengevaluasi dan menatalaksana pasien dengan berbagai kelainan saluran napas dan penyakit respirasi secara lebih tepat. Pemahaman terhadap pemeriksaan fungsi paru yang lebih komprehensif dapat membantu peserta didik dalam menentukan diagnosis, menilai derajat gangguan fisiologis, serta merencanakan tatalaksana yang sesuai dengan kondisi pasien.

Penyelenggaraan kuliah tamu ini sekaligus mencerminkan komitmen PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK USK dalam membangun atmosfer pendidikan yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi. Melalui kegiatan ilmiah yang berkelanjutan, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki dasar pengetahuan yang kuat, tetapi juga semakin terampil dalam melakukan evaluasi diagnostik dan memberikan tatalaksana yang optimal bagi pasien dengan penyakit saluran napas dan gangguan respirasi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala terus mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi.