
Program Studi Dermatologi Venereologi dan Estetika Fakultas Kedokteran Universitas SyiahKuala (FK USK) menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kerja dan PenguatanMutu Berkelanjutan bertajuk “Penguatan Mutu Berkelanjutan Program Studi DermatologiVenereologi dan Estetika melalui Sinergi dan Kolaborasi Bersama Stakeholder” pada Rabu, 26Agustus 2026, di Banda Aceh.
Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara luringbertempat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) dan secara daringmelalui aplikasi Zoom Meeting bagi para undangan yang berasal dari berbagai daerah di Aceh.
Penyelenggaraan secara hybrid ini dimaksudkan untuk memperluas jangkauan partisipasi parapemangku kepentingan sehingga seluruh rumah sakit jejaring dan mitra klinis dari berbagaikabupaten/kota di Aceh dapat turut terlibat secara aktif tanpa terkendala jarak.
Kegiatan inimenjadi bagian dari upaya program studi dalam memperkuat mutu pendidikan secaraberkelanjutan serta membangun sinergi bersama para pemangku kepentingan.
Lokakarya dibuka secara resmi oleh Direktur RS Pendidikan RSUDZA yang diwakili WakilDirektur Bidang SDM, dr. Arifatul Khoirida, MPH. Kegiatan turut diawali dengan sambutanKepala Departemen Dermatologi Venereologi dan Estetika, Dr. dr. Wahyu Lestari, Sp.D.V.E,FINSDV, FAADV, serta sambutan dan umpan balik dari Dekan FK USK yang diwakili WakilDekan III, Dr. dr. Nur Wahyuniati, M.Imun. Sebagai bagian dari komitmen program studidalam mendorong penguatan mutu akademik dan tata kelola, Ketua Program Studi, Dr. dr.Fitria, M.Sc, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, memaparkan gambaran umum program studi yangmencakup visi dan misi, mutu, kurikulum, serta capaian di bidang pendidikan, penelitian,pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan.

Dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis, penjaminan mutu yang berkelanjutanmerupakan aspek yang tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan program studi. Namundemikian, penguatan mutu tidak dapat berjalan optimal apabila hanya bertumpu pada sumberdaya internal program studi. Kolaborasi bersama stakeholder—baik rumah sakit pendidikan,rumah sakit jejaring, dinas kesehatan, maupun mitra klinis—memberikan masukan pentingmengenai relevansi kurikulum, kebutuhan pelayanan, serta arah pengembangan program studisehingga dapat melengkapi proses evaluasi mutu secara menyeluruh.
Melalui tema penguatan mutu berkelanjutan melalui sinergi dan kolaborasi, lokakarya inimemberikan ruang yang lebih mendalam bagi program studi untuk menjaring umpan balik daripara pemangku kepentingan sebagai bagian dari evaluasi mutu yang komprehensif. Pada sesiini, sejumlah stakeholder menyampaikan masukan, di antaranya Direktur RSUDZA/WadirSDM, Dekan/WD III FK USK, Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik), Dinas KesehatanKota Banda Aceh, serta perwakilan rumah sakit jejaring dan mitra klinis dari berbagaikabupaten/kota di Aceh. Pemahaman terhadap kebutuhan dan harapan stakeholder ini pentingbagi program studi agar mampu menyelaraskan penyelenggaraan pendidikan dengan tuntutanpraktik dan pelayanan di lapangan secara lebih tepat.
Penguatan mutu tersebut juga memiliki relevansi yang kuat dengan pemenuhan standarakreditasi program studi. Lokakarya ini menjadi kesempatan bagi seluruh pihak untukmemperluas perspektif sekaligus memperdalam pemahaman mengenai penerapan sistempenjaminan mutu dalam pengelolaan program studi. Diskusi yang berlangsung diharapkandapat membantu program studi menghubungkan dasar penjaminan mutu dengan pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan pendidikan.


Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyusunan rencana kerja tahun 2026 yang meliputi bidangpendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan. Penyusunan rencanakerja secara komprehensif ini diharapkan turut memperkuat arah pengembangan program studidalam menjawab kebutuhan pendidikan dan pelayanan kesehatan di bidang dermatologi,venereologi, dan estetika secara lebih tepat. Perencanaan yang matang pada keempat bidangtersebut dapat membantu program studi dalam menetapkan prioritas, menilai capaian, sertamerancang program yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan mutu.
Penyelenggaraan lokakarya ini sekaligus mencerminkan komitmen Program StudiDermatologi Venereologi dan Estetika FK USK dalam membangun atmosfer pendidikan yangaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Melalui kegiatan yangberkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, program studi diharapkan tidakhanya memiliki dasar tata kelola yang kuat, tetapi juga semakin adaptif dalam melakukanevaluasi mutu dan menyelaraskan penyelenggaraan pendidikan dengan kebutuhan pelayanankesehatan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala terus mendukungpenyelenggaraan pendidikan dokter spesialis yang adaptif terhadap perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi kedokteran serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanankesehatan, khususnya di bidang dermatologi venereologi dan estetika.