Banda Aceh, 27 Oktober 2026 — Dalam rangkaian peringatan Milad USK ke-65 tahun, Universitas Syiah Kuala (USK) tahun 2026, Fakultas Kedokteran USK (FK USK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Meuraxa, Kota Banda Aceh, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Studi Magister Kedokteran Tropis dan Program Studi Spesialis Mikrobiologi Klinik FK USK.

Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Petugas Kesehatan dan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi”, kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan pasien. Tujuannya meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pencegahan infeksi, baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan dibuka oleh ibu Cut Eka Zuliyanti, S.Tr.Keb., mewakili Puskesmas Meuraxa. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan  oleh para mahasiswa Program Studi Magister Kedokteran Tropis dan Spesialis Mikrobiologi Klinik FK USK yang tampil langsung sebagai narasumber. Mahasiswa pascasarjana FK USK ini membawakan materi mulai dari prinsip dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga pengelolaan limbah dan langkah mencegah penularan penyakit infeksi. Agar mudah dipahami, penyampaian dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik sederhana, sehingga setiap peserta dapat langsung menerapkannya sesuai perannya masing-masing.

Dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan pasien sekaligus, kegiatan ini diharapkan memperluas pemahaman bahwa pencegahan infeksi adalah tanggung jawab bersama. Tenaga kesehatan berperan menerapkan prinsip PPI dalam pelayanan, sementara kader dan pasien mendukung pencegahan penularan melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim melaksanakan pre-test dan post-test guna melihat perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasilnya diharapkan menjadi bahan pengembangan edukasi serta peningkatan penerapan PPI secara berkelanjutan.

Ketua Program Studi Magister Kedokteran Tropis FK USK, Dr. dr. Winda Yulia, M.Biomed., Sp.KKLP, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Ilmu yang kami kembangkan di kampus harus kembali kepada masyarakat, salah satunya melalui edukasi pencegahan infeksi seperti ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dr. Wilda Mahdani, Sp.MK, selaku Ketua Program Studi (KPS) PPDS Mikrobiologi Klinik FK USK. Menurutnya, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi jembatan agar ilmu dari perguruan tinggi memberi manfaat nyata bagi fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat. “Kami ingin apa yang dipelajari mahasiswa dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh tenaga kesehatan, kader, dan pasien,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kampus berdampak. Mahasiswa yang tampil langsung sebagai narasumber berkesempatan menerapkan ilmu kedokteran tropis dan kesehatan masyarakat melalui edukasi di luar kampus (IKU 2). Dosen turut berkegiatan di luar kampus melalui pengabdian di Puskesmas (IKU 3), sementara materi PPI yang disampaikan dapat langsung dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan, kader, dan pasien (IKU 5). Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Meuraxa, kegiatan ini diharapkan mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Di momen Milad USK 2026, FK USK menegaskan bahwa usia kampus tidak hanya dirayakan di dalam lingkungan akademik, tetapi juga dimaknai dengan hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Dari ruang kuliah menuju Puskesmas Meuraxa, ilmu yang dikembangkan kampus diharapkan terus menjadi langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Bertambah usia, bertambah manfaat. Di Milad USK, ilmu hadir untuk masyarakat, dan cegah infeksi dimulai dari langkah kecil kita hari ini.