Banda Aceh, 17 September 2026 — Menjaga kesehatan tidak harus menunggu munculnya keluhan. Kesadaran untuk mengenali kondisi kesehatan sejak dini menjadi pesan utama dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bertema “Kenali Angkamu Sebelum Terlambat” yang diselenggarakan Departemen Family Medicine (FM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) bagi tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan FK USK.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026 di Gedung OSCE FK USK ini diikuti oleh 56 orang. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Departemen FM dalam membangun kesadaran kesehatan di lingkungan FK USK, khususnya bagi tendik sebagai salah satu elemen penting yang mendukung penyelenggaraan pendidikan, pelayanan, dan aktivitas akademik di fakultas.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FK USK bidang Akademik, Dr. dr. Nasrul Musadir, Sp.S (K).,FINA, Dalam sambutannya, beliau menyambut baik pelaksanaan CKG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan FK USK. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara kontinyu dan berkelanjutan, tidak hanya diperuntukkan bagi tenaga kependidikan, tetapi juga dapat mencakup dosen di lingkungan FK USK.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita berharap perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian dari budaya di lingkungan fakultas, sehingga tidak hanya dilakukan ketika sudah muncul keluhan atau masalah kesehatan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan pembukaan.

Sementara itu, Kepala Departemen Family Medicine FK USK, dr. Zahratul Aini, M.Biomed, Sp.KKLP, Subsp.COPC, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan CKG merupakan salah satu langkah awal dalam membangun pendekatan promotif dan preventif di lingkungan FK USK. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bukan hanya bertujuan untuk mengetahui angka-angka hasil pemeriksaan, tetapi juga menjadi momentum bagi setiap peserta untuk lebih mengenali kondisi tubuh dan faktor risiko kesehatan yang dimiliki.

“Dengan adanya CKG ini, kita berharap dapat menjadi langkah awal untuk upaya preventif. Bila nantinya ditemukan hasil pemeriksaan yang tidak normal, peserta diharapkan dapat melanjutkan pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan. Namun, paling tidak, hasil pemeriksaan ini dapat menjadi titik balik untuk memperbaiki atau mempertahankan pola hidup yang sehat,” ujarnya.

Sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan, peserta terlebih dahulu menjalani sejumlah skrining mandiri, meliputi skrining kesehatan hati, skrining perilaku merokok, skrining tuberkulosis (TB), skrining kesehatan jiwa, serta SADARI dan SADANIS bagi perempuan berusia di atas 30 tahun. Rangkaian skrining tersebut menjadi bagian dari upaya mengenali berbagai faktor risiko kesehatan secara lebih komprehensif.

Selanjutnya, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus membantu mengenali angka-angka kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. Tidak berhenti pada pemeriksaan, peserta juga memperoleh edukasi kesehatan dari dokter muda Departemen Family Medicine FK USK mengenai hasil pemeriksaan serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Edukasi mencakup pentingnya pola makan sehat dan seimbang, aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Langkah Awal Membangun Budaya Preventif di FK USK

Kegiatan CKG ini merupakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi tenaga kependidikan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan FK USK. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Departemen Family Medicine FK USK bekerja sama dengan Puskesmas Kopelma Darussalam.

Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan peran Family Medicine dalam mendorong penerapan pendekatan kedokteran keluarga dan layanan primer yang menempatkan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan individu dan komunitas.

Melalui kegiatan ini, Departemen FM FK USK berharap kesadaran kesehatan tidak hanya muncul ketika seseorang mengalami sakit, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi “alarm kesehatan” bagi setiap peserta untuk melakukan tindak lanjut apabila ditemukan kelainan, sekaligus menjadi pengingat untuk mempertahankan kebiasaan hidup sehat bagi mereka yang berada dalam kondisi baik.

Kegiatan ditutup dengan sesi edukasi, foto bersama, dan penutupan. Antusiasme 56 peserta menjadi langkah awal yang positif untuk membangun budaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan berkala di lingkungan FK USK.

Kenali angkamu. Pahami kondisi tubuhmu. Jaga kesehatanmu sebelum terlambat.